Selasa, 23 April 2002

Kata Pengantar

Kata Pengantar Dr. Karlina Leksono Supelli
by Ensiklopedi Bocah Muslim (EBM)




“Mengapa orang terus saja mengingat buku? ... pada usia 6 atau 7 tahun, kucoba membaca Robinson Crusoe ..., tetapi sia-sia; buku itu tidak menarik ..., tetapi buku itu penuh gambar-gambar .... Lama sesudah itu, buku itu kubaca lagi ... jika teringat pada buku itu maka aku pertama-tama selalu terkenang pada kalimat di bawah gambar .... Pada usia 7 sampai 8 tahun: pertemuan pertama dengan pelaut .... Dari usia 9 sampai 11 tahun: serdadu-serdadu dari Perang Krim .... Dari usia 12 sampai 15 tahun: De Drie Musketeer .... Kapan jenis pahlawan pertama lenyap dari pikiranku? Barangkali sekarang pun belum.”

Kutipan di atas, diambil dari “Penemuan Sastra”, tulisan Du Peron (1899-1940) dalam kumpulan karangan berjudul Menentukan Sikap. Sebuah tulisan menceritakan gairah penemuan saat membaca. Diceritakan juga proses membaca masa kecil dan remaja yang membuahkan putusan hidup pada masa dewasa. Ada buku-buku yang dipilihkan oleh orangtuanya, tetapi lebih banyak lagi yang dia ambil sendiri dari kotak buku ayahnya.

Mata anak adalah mata warna-warni yang selalu takjub memandang dunia. Buku merupakan salah satu pintu untuk memasuki dunia itu. Tentu saja, ada banyak buku yang tidak menarik bagi anak-anak, bahkan ada pula yang membuat ngeri. Akan tetapi, tidak sedikit buku yang membawa kegembiraan dan menantang rasa ingin tahu lebih jauh. Masalahnya bukan itu saja.

Saya ingat dongeng tentang seorang petani dan angsa bertelur emas, yang saya baca ketika masih anak-anak. Dongeng itu karangan Aesopus. Setiap hari, angsa peliharaan petani menelurkan sebutir telur emas. Hanya sebutir. Petani itu tidak sabar. Maka, dia menyembelih angsa itu untuk mengambil semua telur emas dari dalam perutnya. Ternyata, perut angsa kosong. Si Angsa mati dan tak ada lagi telur emas untuk sang Petani.

Ketika di hadapan kita tersedia buku-buku bagus dan bermutu, yang mampu memesona mata anak, merangsang benaknya, membuat peka perasaannya, serta menghidupkan jiwanya, masalahnya sedikit lebih sederhana. Cukup legakah waktu yang mau kita sediakan bagi anak-anak sehingga buku sungguh menjadi bagian dari proses mendidik?

Ensiklopedi Bocah Muslim dirancang untuk membantu anak-anak mengenal alam, diri, dan lingkungan manusia di sekitarnya. Akan tetapi, buku ini menjadi pintu yang akan membuka anak belajar mengenal dunia kehidupan. Itu pun jika orang dewasa, antara lain orangtua bersedia menjadi teman paling awal bagi anak ketika membuka pintu itu. Kisah petani dan angsa di atas merupakan ilustrasi kebanyakan sikap orang dewasa terhadap anak-anak. Begitu terburu menghendaki hasil sehingga melupakan bahwa anak tak selalu mampu menampung ketergesaan dunia orang dewasa.

Dengan kehangatan dan kesabaran orang, tiap kotak, tiap kolom, tiap warna, tiap kata, dan bunyi dalam buku ini dapat mengisi sebagian ketakjuban anak saat menatap dunia. Pada saatnya, kita akan menyadari betapa buku dapat membantu anak tumbuh menjadi manusia dewasa yang mengerti pilihan dan makna tindakannya.

(Sumber: Ensiklopedi Bocah Muslim terbitan Pelangi Mizan)

0 komentar:

Posting Komentar

 

Alamat

Gang Jambu Rt 03 / Rw 05 Klumpit, Gebog, Kudus, Jawa Tengah



WA/HP : 085640972390
BB : 759CAE65




litaalifah@yahoo.com

Pembayaran

Pesan Segera 085640972390
1314-01-000254-53-2
yulita kurnianingsih
================
0312093551
bylly sukma syarifudin